Posted on

Keluar Zona Nyaman… Yakin Bisa!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

“Dimana ada keinginan, disitu pasti ada jalan” Itulah yg selalu memotivasi saya setiap hari. Semestinya anda semua juga begitu. Kadang2 aneh….ini sering diartikan sebagai pemaksaan pada diri orang2 yg tdk mau maju, senang pada zona nyaman, tdk mau berpikir dan berupaya lebih. Menyalahkan, berbicara terlalu kasar, tdk ada etika, dll dll. Tapi kita harus menyadari sepenuhnya bahwa keberhasilan kita mutlak ditentukan oleh kerja keras kita. Kita harus mau dirubah oleh orang lain sepanjang kita mau untuk menjadi lebih baik.

Anda bisa bayangkan: tukang pande besi bekerja untuk mengolah besi batangan menjadi sebuah pisau/keris yg menarik, indah dan disenangi oleh semua orang dan dipajang dalam etalase yg membanggakan ?
Itu hanya terjadi dengan benturan palu godam yg besar, dibakar dg api dengan suhu yg tinggi, dan diasah dengan gerinda yg kasar dan bising serta keras dan tajam berputar mengikis …..maka lama kelamaan besi batangan menjadi pisau/keris yg baik dan indah serta tajam.
Begitulah guru/atasan/pimpinan atau orang lain yg peduli dengan masa depan anda, berbuat untuk pembentukan karakter anda.

Kembali ke “Dimana ada keinginan, disitu pasti ada jalan” saya meminta semua harus mau saling menerima kelemahan, memperbaiki yg kurang serta tertinggal, dan mau berubah untuk tunjukkan prestasi terbaikmu.

Saya sangat yakin, tidak ada atasan/pemimpin yg memusuhi anda karena kekurangan anda. Yang ada adalah pemimpin yang merindukan bekerja seperti tukang pande besi yang ingin selalu mengajak anak buah, memecut dan menggiring anak buah untuk mampu bekerja lebih baik. Sehingga goal-goal yg diinginkan semua bisa dicapai.

Anda semua adalah pemimpin, dan dengan kerendahan hati saya mengajak kita semua untuk mau maju dan berubah serta “Dimana ada keinginan, disitu pasti ada jalan”.

Tunjukkan bahwa hari ini, anda semua “akan memberikan kualitas pekerjaan terbaik anda mulai hari ini dan seterusnya, sehingga kualitas buah, OER, akan berubah menjadi 24 % dan terus meningkat setiap harinya mencapai sasaran budget 25%, karena anda telah berjanji dalam hati anda sendiri untuk berubah.

“Dimana ada keinginan, disitu pasti ada jalan”

Selamat bekerja

Salam Hangat

IGA BAGUS W

Posted on

Tenzing Norgay

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay (pemandu/sherpa) kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya :

Reporter : “Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?”

Tenzing Norgay :  “Sangat senang sekali”

Reporter : “Anda khan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount Everest?”

Tenzing Norgay : “Ya, benar sekali. Pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya persilahkan dia (Edmund Hillary) untuk menjejakkan kakinya & menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia”.

Reporter : “Mengapa Anda lakukan itu?”

Tenzing Norgay : “Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian saya. Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih IMPIAN-nya”.

Disekitar kita, banyak sekali orang seperti Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay.

Pepatah mengatakan, “Bila Anda hendak jadi pahlawan, harus ada yang bertepuk tangan dipinggir jalan”.

Di dunia ini, tidak semua manusia berkeinginan dan memiliki impian seperti Sir Edmund Hillary, menjadi pahlawan.

Mereka ini cukup berbahagia dengan memberikan pelayanan dengan membantu orang lain mencapai impiannya.

Mereka merasa cukup menjadi “orang2 yang bertepuk tangan saja di pinggir jalan”.

Kadang, orang2 seperti ini diperlakukan ibarat “telor mata sapi”.

Yang punya telur si Ayam, yang tersohor malah Sapi.

Sudahkah Anda menghargai, menghormati dan mengangkat orang² seperti Tenzing Norgay? Adakah Tenzing dalam tim Anda?…

Sumber: IGA Bagus W, GMP Region 1 PT. Bumitama Gunajaya Agri Ltd.

Posted on

6 Hal Penting Leader

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Presiden Direktur Astra International baru-baru ini menyampaikan enam hal penting untuk menghantarkan seorang Leader bisa mencapai kesuksesan yaitu:

1. Leader harus punya visi, dan bisa melihat Jauh kedepan yang anak buahnya tidak bisa lihat, itu berarti Leader adalah orang yg meyakini dan tahu ke mana tujuan organisasi akan dibawa

2. Leader harus menjadi orang yang focus, commit, Dan persistent/tekun, terhadap apa yg mereka lakukan. Setiap perusahaan pasti memiliki masalah dalam pencapaian tujuan/target operasionalnya, tapi pribadi seorang Leader mempunyai komitmen yg kuat, focus pada sasaran, dan tekun menghadapi permasalahan yg menghadangnya.

3. Leader “should be able to make a difference”. Hampir semua Leader adalah orang yg memiliki kepandaian diatasnya rata2, namun yg menjadikannya sukses adalah kemampuannya menjadi penggagas perubahan dan penggerak organisasi menuju arah yg lebih baik.

4. Leader harus “walk the talk” ini yang sulit, semakin ia mampu melakukan apa yg dikatakan, maka akan semakin tinggi nilai seorang premimpin di mata orang yg dipimpinnya.

5. Leader harus mempunyai kematangan emosional yg baik. Sehingga Ia tidak reaktif terhadap situasi dan orang, dapat mengambil keputusan dg lebih baik, dan mampu berempati terhadap orang lain

6. Leader “creates Leaders”. Seorang pemimpin akan mencapai kesuksesan lebih, jika ia mampu menciptakan pemimpin2 baru untuk menggantikan kedudukannya sehingga pemimpinnya bisa naik ke tingkatan yg lebih tinggi.

Mari kita mengasah minimal 6 langkah kecil ini untuk kita tetap layak menjadi manusia yang ber-etos kerja tinggi, sehingga kita kelak menjadi pemimpin yang disegani.

Salam sukses

Sumber: IGA Bagus W, GMP Region 1 PT. Bumitama Gunajaya Agri Ltd

Posted on

Kisah Batu Pualam

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Alkisah terdapat sebuah museum yang lantainya terbuat dari batu pualam yang indah. Di tengah-tengah ruangan museum itu dipajang sebuah patung pualam pula yang sangat besar. Banyak orang datang dari seluruh dunia mengagumi keindahan patung pualam itu.

Suatu malam, lantai pualam itu berkata pada patung pualam.

Lantai Pualam: “Wahai patung pualam, hidup ini sungguh tidak adil. Benar-benar tidak adil! Mengapa orang-orang dari seluruh dunia datang kemari untuk menginjak-injak diriku tetapi mereka mengagumimu? Benar-benar tidak adil!”

Patung Pualam: “Oh temanku, lantai pualam yang baik. Masih ingatkah kau bahwa kita ini sesungguhnya berasal dari gunung batu yang sama?”

Lantai Pualam: “Tentu saja, justru itulah mengapa aku semakin merasakan ketidakadilan itu. Kita berasal dari gunung batu yang sama, tetapi sekarang kita menerima perlakuan yang berbeda. Benar- benar tidak adil!”

Patung Pualam: “Lalu apakah kau masih ingat ketika suatu hari seorang pemahat datang dan berusaha memahat dirimu, tetapi kau malah menolak dan merusakkan peralatan pahatnya?”

Lantai Pualam: “Ya, tentu saja aku masih ingat. Aku sangat benci pemahat itu. Bagaimana ia begitu tega menggunakan pahatnya untuk melukai diriku. Rasanya sakit sekali!”

Patung Pualam: “Kau benar! Pemahat itu tidak bisa mengukir dirimu sama sekali karena kau menolaknya.”

Lantai Pualam: “Lalu?”

Patung Pualam: “Ketika ia memutuskan untuk tidak meneruskan pekerjaannya pada dirimu, lalu ia berusaha untuk memahat tubuhku. Saat itu aku tahu melalui hasil karyanya aku akan menjadi sesuatu yang benar-benar berbeda. Aku tidak menolak peralatan pahatnya membentuk tubuhku. Aku berusaha untuk menahan rasa sakit yang luar biasa.”

Lantai Pualam: “Mmmmmm?.”

Patung Pualam: “Kawanku, ini adalah harga yang harus kita bayar pada segala sesuatu dalam hidup ini. Saat kau memutuskan untuk menyerah, kau tak boleh menyalahkan siapa-siapa atas apa yang terjadi pada dirimu sekarang.”

Disadur dari: IGA Bagus W, GMP 1 (Group Manager Plantation Region 1, PT. Bumitama Gunajaya Agro, Ltd).